Langsung ke konten utama

PANAS! PANAS! PANAS!!!!

Haaah, hari ini benar-benar panas. Sekian hari terakhir memang udara di sekitar kosan dan kampus luar biasa panasnya. Ditambah lagi, pohon di depan kosan ditebang oleh pemiliknya yang super duper pelit. Dan akibatnya, tidak ada lagi rimbun dedaunan yang menghalangi terik matahari menuju jendela kamar saya..T^T

Pemanasan Global?
Iya sih ya, kayaknya semua juga udah pada tau kalo sekarang lagi pada heboh ngomomngin topik ini. Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa Pemanasan Global atau global warming adala suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 +/- 0.18 derajat Celsius selama seratus tahun terakhir.


Pemanasan global yang disebabkan oleh adanya efek rumah kaca, efek timbal balik, dan variasi matahari ini membawa berbagai dampak yang terlihat jelas di bumi pertiwi. Mulai dari Iklim yang tidak stabil, udah pada nyadar kan gimana kacaunya musim-musiman di Indonesia sekarang. Kalau dulu, pas saya SD, dijelaskan di buku kalau Indonesia memiliki dua musim, penghujan di Oktober-Maret, dan kemarau di bulan April-September. Dan sekarang? pekan terakhir bulan November, dan hujan hanya mengguyur Jakarta beberapa kali.
Dampak berikutnya yang pasti kita rasakan adalah meningkatnya suhu bumi. Nah, ini nih, yang saya rasakan sekarang. Kamar kost kecil saya ini wow banget panasnya. Kipas angin yang udah muter-muter dengan kecepatan maksimal tak banyak membantu. Itu sih baru efek ke kita, manusia, secara fisik. Efek luar biasanya, es-es yang ada di kutub juga kepanasan kan, terus pada meleleh, lelehannya ya larinya ke laut. Mending kalau es-nya sedikit, ini es-nya segunung-gunung. Lelehan es segunung-gunung itu nambahin volume air yg ada di laut, dan efeknya ya air laut naik..Dan yang juga kasian, makhluk-makhluk yang tinggal di kutub mulai kehilangan tempat tinggalnya. Beberapa waktu lalu saya pernah melihat Oprah Winfrey Show yang menayangkan seekor anak beruang kutub yang sedang berburu ikan di atas hamparan kolam yang membeku. Saat ia di tengah hamparan itu, permukaan kolam mencair, dan menjadi lempengan-lempengan es yang terpisah. Dengan susah payah anak beruang itu berenang dengan berpegangan pada sebuah lempangan yang bisa ia pegang.

What should we do?
ya, apa yang bisa kita perbuat? Mungkin memang sudah banyak organisasi atau yayasan yang menggalakkan berbagai program dalam rangka menanggulangi global warming ini. Tapi apa iya kita harus nunggu terlibat dalam program itu dulu, baru bisa "bergerak"?
Nah, sebagai anak muda, kita harus melakukan sesuatu lah! yang kecil-kecil dulu ga papa. Kan sesuatu yang besar berasal dari sesuatu yang kecil... Nah,apa ya yang bisa kita lakukan..hmm.. Saya coba buat listnya ya..:

  1. Kertas, pasti kita sering make kertas. Tugas ini itu sekarang serba diprint kan,,Nah kalo tu tugas udah ga kepake,kan ada kertas kosong dibaliknya. Bisa kita manfaatin tuh..Paling ga kita jadi bisa memaksimalkan nilai utilitas kertas yang dibuat dari pepohonan..:)
  2. Kantong plastik..Nah, kalo saya sih masih jadi anak kost yang sering beli makan di warung, dan pasti tiap beli makanannya dibunkus kantong plastik item kecil. Kalo sehari 3x makan=3kantong plastik..kalo 1 tahun..365X3=1095 kantong plastik..Itu baru saya sendiri..Di kostan saya ada 15 orang..1095x15=16.425 kantong..Itu baru kosan saya aja..Banyak bangeeeet..T^T..Ya udah, kalo gitu mulai sekarang saya janji mau ngurangin pemakaian kantong plastik. Kalopun terpaksa make, sebisa mungkin ga langsung dibuang. disimpen. Dipake buat apa gitu kek..
  3. Botol plastik..Saking panasnya cuaca akhir-akhir ini pasti pada sering haus. Kalo ga bawa minuman sih ya solusinya beli, dan tawaran minuman yang paling praktis, gampang dibawanya, ada di mana-mana ya minuman botol. Terus, setelah minum, dibuang deh botolnya.. Saya juga masih sering gitu kok..T^T Padahal ya plastik botolnya kan termasuk bahan non organik yang susah diuraikan. Setipe lah ya sama kantong plastik, susah diuraikan sama tanah, kalo dibakar mengeluarkan karbon yang luar biasa. Mulai sekarang mending bawa botol minum sendiri, yang bisa diisi ulang. Jadi bisa ngurangin sampah botol deh..:)
Apa lagi ya..Mungkin baru itu aja sih yang terlintas di pikiran saya sekarang..Simple sih, dan keliatan "sepele".. Tapi paling ga kan ada "sesuatu" yang bisa kita lakukan. Daripada diem aja. Apalagi protes sana sini..Hohoho..

as always.. I just write down a "kata fina"..=)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2W+2H tentang Operasi Gigiku

Senin lalu, akhirnya aku memberanikan diri untuk operasi gigi bungsu! Lega rasanya! Why? Kisah sakit gigi ini sudah dimulai sebelum pandemi melanda. Awalnya aku malas ke dokter gigi, lalu saat sudah membulatkan tekad ke dokter gigi, eh pandemi melanda. Selama pandemi, aku hanya mengandalkan obat untuk mengatasi sakit gigi ini. Tapi, belakangan rasa sakit makin sering melanda. Setelah aku cek menggunakan cermin dan senter, memang ada dua gigi geraham kiri bawah yang berlubang cukup besar. Tak lama kemudian, rasa sakit menyusul di sisi kanan. Sakitnya malah jauh lebih parah sampai sisi kanan kepala dan bahu pun terasa sakit luar biasa. Rasa sakit ini sering sekali datang di malam hari sampai aku tidak bisa tidur. Aku kembali mencoba mengecek gigi yang sakit di sisi kanan itu, tapi aku sama sekali ga bisa melihat gigi yang sakit itu. Where? Agustus lalu, aku pun memberanikan diri ke klinik gigi di dekat rumah. Setelah mendaftar via whatsapp, aku mendapatkan jadwal di hari Sabtu pukul 11.0...

SELEKSI ART!

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan viralnya video yang menampakkan dua orang Asisten Rumah Tangga (ART) yang bersikap sangat kasar pada anak yang dijaganya. Berdasarkan info yang beredar, kejadian ini terungkap berkat rekaman CCTV taman di sebuah kompleks perumahan dan juga video dari tetangga yang melihat perbuatan Si ART. Kejadian ini tentu memicu kekhawatiran banyak orang tua yang menitipkan sang buah hati kepada ART maupun Baby Sitter. Namun, ga bisa dipungkiri ART maupun Baby Sitter menjadi salah satu support system yang dapat meringankan beban kita dalam merawat anak ataupun menjalankan berbagai tugas kerumahtanggaan. Beberapa waktu lalu, aku pun berada di posisi membutuhkan ART hingga akhirnya aku menemukan cara yang tidak aku pikirkan sebelumnya yaitu mencari ART melalui facebook! Iya, facebook! MEMBUKA LOWONGAN Pencarian ART ini dimulai dengan bergabungnya aku di sebuah grup FB bernama Group ART Babysitter Langsung Majikan. Di dalam grup ini ada berbagai post ba...

Financial Dialogue by QM Financial: Plan for 30's

"Fin Fin, kalau boleh tau berapa uang pangkal sekolah anakmu?". Pertanyaan senada beberapa kali terlontar dari teman-teman seangkatan yang mengetahui aku baru saja mendaftarkan Naren ke Sekolah Dasar. Pun hal ini juga sering dibahas oleh para Mommy di grup whatsapp orang tua kelas Naren. Mau ga mau, siap ga siap, kita memang harus menghadapi kenyataan bahwa dana pendidikan menjadi salah satu hal yang harus disiapkan dengan seksama. Perihal dana pendidikan dan juga berbagai issue yang menjadi topik hangat di usia 30-an tentu akan lebih seru kalau dibahas bareng-bareng. Karena itu, aku pun mengikuti Financial Dialogue yang diselenggarakan QM Financial, Selasa lalu. Selama ini aku follow cukup banyak akun instagram yang sering berbagi tips personal financial, tapi baru kali ini aku ikut event berbau finansial gini. Why? Karena Financial Dialogue ini dikemas menjadi tiga sesi yang berbeda, berdasarkan rentang usia. Ada sesi untuk usia 20-an, 30-an, dan 40-an. Menarik? Tentu! Kare...